Gubernur Kaltim Minta Masyarakat Sukseskan Pembangunan IKN Nusantara

Selasa, 8 Februari 2022

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengadakan syukuran potong tumpeng atas disahkannya Undang-Undang Ibu Kota Negara Republik Indonesia, menggantikan Ibu Kota Negara Jakarta.

Syukuran dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkofimda)  Kaltim, Ketua dan pengurus Forum Rakyat Kaltim Bersatu, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh wanita se-Kaltim. Diantara yang hadir Tokoh Adat Dayak Syaharie Jaang dan Tokoh Masyarakat Irianto Lambrie.

Pelaksana Tugas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kaltim,  Deni Sutrisno yang mewakili Gubernur Kaltim mengatakan seluruh masyarakat Kaltim siap menyukseskan pemindahan dan pembangunan IKN RI ke Kaltim, tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Pada momentum ini, saya mengajak masyarakat Kaltim senantiasa turut menyukseskan kelancaran pembangunan IKN Nusantara di Benua Etam,” ajak Deni Sutrisno, mewakili Gubernur Kaltim Isran Noor pada Senin (07/2/2022).

Tidak kalah pentingnya, lanjut Deni, masyarakat dan seluruh elemen di Kaltim siap bekerja dan bersinergi dengan pemerintah pusat dalam upaya percepatan pembangunan IKN Nusantara RI.

IKN Nusantara menurut dia, memiliki visi sebagai kota dunia untuk semua yang dibangun dan dikelola dengan tujuan untuk menjadi kota berkelanjutan di dunia sebagai penggerak ekonomi Indonesia di masa depan.

“IKN Nusantara menjadi simbol identitas nasional yang merepresentasikan keberagaman bangsa Indonesia, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ujarnya.

HM Syafranuddin – Karo Adinistrasi Pimpinan Setda Provinsi Kaltim

Ditempat yang sama, Karo Adinistrasi Pimpinan Setda Provinsi Kaltim HM Syafranuddin mengatakan pembangunan IKN Nusantara mendorong percepatan pembangunan wilayah di seluruh Kalimantan tahun 2020-2024. Sementara, di Kaltim proyek pemindahan ibu kota negara ini sangat prioritas atau major project.

“Berdasarkan laporan Bappenas RI, usulan proyek besar RPJMN di Kaltim  yaitu,  pembangunan Waduk Multiguna Sepaku-Semoi di PPU, revitalisasi kilang minyak Balikpapan dan pembangunan kilang baru di Kota Bontang.   Selain itu, pembangunan pipa gas bumi trans Kalimantan dan pembangunan fasilitas pengolahan limbah bahan, berbahaya, beracun di Kaltim,” ujar Ivan, sapaan akrab Syafranudin.

Ditambahkannya, jika berbagai pembangunan ini merupakan bukti pemerintah pusat  dalam pembangunan berbagai proyek tersebut. Selain itu, arah kebijakan pembangunan di Kalimantan dalam RPJMN 2020-2024, yakni mempertahankan fungsi Kalimantan sebagai paru-paru dunia (Heart of Borneo).

“Alhamdulillah,  pemindahan IKN Nusantara  juga menjadi arah kebijakan pusat untuk mendorong diversifikasi ekonomi dan peningkatan output sektor ekonomi non tradisional,” ujar Ivan.(yan)

banner-home-panjang

Baca Juga

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *