H. Ismail Bolong, SH Resmi Dilantik Menjadi Ketua DPP KKMB Kaltim

Sabtu, 12 Februari 2022
Penyerahan bendera pataka Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) dari Ketua DPN KKMB H. Moh. Rusdi Taher kepada H. Ismail Bolang Ketua DPP KKKMB Kaltim.

SAMARINDA – Dewan Pengurus Provinsi Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (DPP-KKMB) Kalimantan Timur Periode 2021-2026 yang dinakhodai H. Ismail Bolang, SH dilantik oleh Ketua Dewan Pimpinan Nasional Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (DPN –KKMB) H. Moh. Rusdi Taher, S.H, M.H, di Ballroom Hotel Aston Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur Sabtu, (12/02/2022).

Pelantikan yang dihadiri Bupati Bone DR. H. Andi Fahsar M Padjalangi, M.Si, Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan, Raja Gowa Andi Kumala Ijo, Walikota Samarinda Andi Harun dan Walikota Bontang Basri Rase ini, ditandai dengan penyerahan bendera pataka Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) dari Ketua DPN KKMB H. Moh. Rusdi Taher  kepada H. Ismail Bolang Ketua DPP KKKMB Kaltim.

Ketua DPP KKMB Kaltim ,Ismail bolong mengatakan, salah satu program kerja yang pertama akan dia beserta pengurus KKMB lakukan adalah membuat kesekretariatan untuk Dewan Pengurus Provinsi Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (DPP-KKMB) Kalimantan Timur.

“Selama ini kita tidak punya kesekretariatan yang memadai, untuk berdiskusi atau berkumpul untuk membahas program-program kerja, diantaranya kegiatan sosial, dimana hal tersebut bisa menjadi penyambung silaturahmi dengan masyarakat Bone yang ada di Kaltim,” ujarnya.

Ketua KKMB Kaltim ini pun berharap bisa membangun sinergitas dengan pemerintah daerah dan paguyuban-paguyuban yang ada di kaltim. Seperti hal nya yang disampaikan Walikota Samarnda Samarinda H. Andi Harun yang menyebutkan akan membangun komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Bone terkait ketersedian pagan di Samarinda.

“Kaltim bakal menjadi ibu kota Negara, pasti akan banyak suku-suku dari luar akan bermukim disini, kita perlu menjalin silaturahmi, agar harmonisasi di masyarakat di tengah peradaban digital bisa terjalin dengan baik,” sebutnya.

Lebih lanjut Ismail mengungkapkan, pemahaman kebudayaan perlu dilestarikan sehingga, warisan leluhur dari kakek nenek kita, bisa terus eksis meski di tanah rantauan.

“Banyak orang Bone yang sudah beranak cucu di Kaltim, Bahkan mereka tidak pernah melihat kampung halaman kakek nenek mereka, tetapi identitas mereka sebagai orang Bone tetap mereka pertahankan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim – Hadi Mulyadi dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Bupati Bone dan para petinggi masyarakat Bone Sulawesi Selatan di Kota Samarinda, ibukota Provinsi Kaltim, dan mengucapkan selamat kepada Ketua dan Anggota DPP KKMB Kaltim periode 2021-2026, yang telah dilantik.

Menurutnya, pelantikan ini sangat penting dan memberi makna strategis dalam meningkatkan hubungan dan kerjasama yang baik antara warga Bone dengan pemerintah dan masyarakat Kaltim, sebagaimana tema pelantikan Sinergitas KKM Bone Membangun Peradaban untuk Kaltim Berdaulat.

Hadi Mulyadi juga mengajak warga KKMB untuk bersama-sama membangun Kaltim untuk semua, dengan tidak memandang etnis, agama dan latar belakang.

“Kaltim terbuka kepada siapa saja yang ingin berkontribusi dalam pembangunan di segala bidang. Tinggal bagaimana memanfaatkan peluang dengan baik,” pesannya.

Pada acara pelantikan DPP KKMB Kaltim ini, Bupati Bone –  Andi Fahsar menyerahkan Cinderamata Patung Raja Bone ke-15 kepada Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi serta menyerahkan Piagam Penghargaan kepada pencipta Lagu Mars KKMB.

Pelantikan acara ini turut dimeriahkan oleh Tim Kesenian dari Kabupaten Bone yang didatangkan langsung oleh panitia pelaksana antara lain Tari Sere Bessu Maggiri, Tari 4 Etnis Sulsel Mabbulo Sipeppa dan Tari Mappalecce Bola. (ew)

 

banner-home-panjang

Baca Juga

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *