Komite SD Alam Sangatta Gelar Pelatihan Ecobrick – Pengelolaan Sampah 3R

Senin, 31 Januari 2022

SANGATTA – Salah satu program kerja komite SD Alam Sangatta adalah belajar menerapkan prinsip  pengelolaan  sampah 3R yakni Reduce atau mengurangi, Reuse atau menggunakan kembali dan Recycle atau mendaur ulang, dengan membuat Ecobrick.

Ecobrick  adalah sampah botol air mineral yang diisi dengan sampah plastik sampai padat, sehingga dapat digunakan sebagai pengganti bata.  Ecobrick merupakan salah satu produk daur ulang sampah yang dapat dilakukan dengan mudah dan murah.

Pemanfaatannya  bisa sangat banyak, karena sampah plastik yang tadinya menjadi limbah yang mengganggu, dapat diperpanjang umurnya dan kegunaannya menjadi berbagai produk yang ramah lingkungan  seperti kursi, meja, pot bunga dan lain sebagainya.

Menghadirkan Nurul Karim -Pembina Yayasan Khalifah Cahaya Ummat, yang sangat peduli pada lingkungan, Komite SD Alam Sangatta menggelar pelatihan pembuatan Ecobrick di SD Alam jalan Munthe Sangatta, Sabtu (29/01/2022).

Nurul Karim berharap agar SD Alam bisa menjadi pelopor tingkat sekolah-sekolah di Sangatta untuk bisa membantu pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengurangi sampah plastik yang menjadi momok bukan saja di sangatta tapi di Indonesia dan dunia.

“Semoga gerakan kecil ini bisa menggugah hati masyarakat supaya cinta lingkungan,” kata Nurul yang juga pensiunan Community Development PT. KPC.

Nurul aktif terlibat dalam berbagai isu pengelolaan sampah saat bekerja di Community Development KPC melalui program Gerak Bersemi (Gerakan Komunitas Bersih, Sehat dan Mandiri). Setelah pensiun dari KPC, ia terus terjun ke masyarakat tingkat RT, PKK, komunitas lingkungan untuk memberikan pendampingan agar masyarakat lebih peduli dan bertanggungjawab atas sampah yang dihasilkan masing-masing individu dan keluarga. (her)

banner-home-panjang

Baca Juga

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *